Minggu, 31 Maret 2013

Jejak Kaki di Gunung Bromo (III)

Usai menyaksikan the famous sunrise, destinasi selanjutnya adalah ke TKP utama yaitu Gunung Bromo. Masih menggunakan pick up, rombongan kami pun meluncur turun menyusuri jalan yang masih berkelok-kelok. Menurutku kontur jalan dari Penanjakan ke Bromo terbilang curam. Kirinya jurang sebelah kanannya hutan. Kendati sudah diaspal, sopir dituntut waspada. Kondisi kendaraan, terutama rem, harus dalam performa terbaik. Sebab jika saja rem tiba-tiba blong, ya sudah…gelap! Di beberapa titik, ada papan peringatan “gunakan gigi 1 turunan curam”. Maksudnya dengan gigi 1 , laju kendaraan akan berkurang karena adanya engine break  jadi sopir tidak perlu menekan pedal rem terus menerus. Bisa hangus tu kampas. Menggunakan pick up terasa jauh lebih...

Kamis, 28 Maret 2013

Mengaplikasikan Bel Sekolah Otomatis

Berawal dari seringnya kepala sekolah "marah-marah" karena bel  telat dipukul sehingga kegiatan belajar sering molor dari waktu yang telah dijadwalkan, maka timbul ide kreatif untuk memasang bel otomatis berbasis komputer di sekolahku. Bel otomatis maksudnya adalah bel yang berbunyi dengan sendirinya sesuai dengan  time set up-nya. Kadang-kadang memang, para guru keasyikan ngobrolnya, termasuk guru piket, sehingga pada lupa memukul lonceng tanda masuk atau tanda istirahat. Kerap terjadi, guru yang mengajar di kelas jadi sering melongok dari pintu kelas, mengecek mengapa tak ada yang ada memukul lonceng. heheheee, capek mengajar! Ditambah  lagi, sebuah SMP favorit di kota sudah  menggunakan bel jenis ini. Setiap...

Jejak Kaki di Gunung Bromo (II)

Salah satu tujuan utama orang-orang berwisata ke Bromo adalah menyaksikan matahari terbit (sunrise). “Apa ya istimewanya melihat matahari terbit? Di kampung juga tiap hari ada matahari terbit,” ujar sebagian kawan yang enggan ke Bromo.  Tetapi alasan ini tidak meruntuhkan hasratku menjejakkan kaki di kawasan yang tekenal dengan upacara Kasadanya itu. Nah lanjut lagi ceritanya… Sambil menunggu saat yang tepat untuk berangkat ke Penanjakan, tempat melihat matahari terbit, kami terlibat “perdebatan kecil”  jenis tumpangan yang akan kami gunakan. Jarak Penanjakan dengan Tosari sekitar 9 km dengan kontur menanjak (namanya juga penanjakan). Ada dua pilihan yang ditawarkan warga pada kami, naik Jeep (hardtop) atau pick up (open cap)....

Rabu, 27 Maret 2013

Bahan Ajar Multi Media

Setelah beberapa hari menyusun bahan ajar multimedia sebagai tugas MK MEDIA PEMBELAJARAN IPA, akhirnya selesai juga tuh barang. Kawan-kawan guru yang pengen mendownload...silahkan!!&nbs...

Jejak Kaki di Gunung Bromo (I)

Melihat kawah Gunung Bromo secara langsung adalah impian yang  lama terpendam. Kisah  Joko Seger dan Roro Anteng, yang menjadi roh dari kawasan Bromo, adalah legenda yang sering kubaca di perpustakaan sekolah waktu  masih SD dulu. Yah, menjadi bagian imaginasi kecilku karena letak Bromo yang memang jauh sekali dari tempat tinggalku di Sulawesi Selatan. Banyak kisah tentang gunung-gunung di pulau Jawa, seperti Gunug Merapi, Gunung Lawu, Gunung Kawi, Gunung Kelud, yang terselip dalam berbagai cerita di majalah, koran, sandiwara radio, atau sinetron TV, yang mungkin mengisi imaginasi anak-anak kecil seperti diriku dulu. Nah, melihat secara langsung apa yang sering dikisahkan dalam berbagai buku cerita itu, tentu membangkitkan emosi...

Senin, 25 Maret 2013

Performa New Vixion 2013

VIVAnews – Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) baru saja mengubah motor sport racikannya, V-Ixion. Dengan tampilan baru, Yamaha optimis V-Ixion tetap menjadi motor sport paling laris di Tanah Air.Kali ini, VIVAnews mendapatkan kesempatan langsung untuk mencicipi New V-Ixion Lightning. Yang kebetulan digunakan dalam touring Jakarta-Bogor-Puncak bersama Forum Wartawan Otomotif.Sebelum menjelaskan performa, VIVAnews akan membeberkan sedikit perubahan pada New V-Ixion Lightning.  Secara kasat mata, meski tetap sama menggunakan rangka deltabox, bodinya terlihat lebih besar, terutama pada bagian tangki yang menggelembung, padahal kapasitas tangki bensin masih tetap sama, yaitu 12 liter.Yang istimewa dari tangki ini adalah lekukan...

Tujuan Evaluasi

Sebagaimana telah disebutkan di atas, bahwa tujuan evaluasi secara umum adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya perubahan pada diri anak didik serta tingkat perubahan yang dialaminya setelah ia mengikuti PBM. Tetapi sebenarnya hal tersebut baru merupakan sebagian dari tujuan evaluasi dalam arti yang sebenarnya. Kita harus masih mengenal dimensi tujuan lain. Misalnya sebagaimana dirumuskan di dalam Kurikulum 1975 (Buku III B – tentang Pedoman Penilaian), dapat kita baca bahwa tujuan atau fungsi evaluasi belajar siswa di sekolah pada dasarnya dapat digolongkan kedalam 4 (empat) kategori yaitu: Untuk memberi umpan balik (feedback) kepada guru, sebagai dasar untuk memperbaiki proses belajar mengajar dan mengadakan revisi program...

Tujuan Assement (hasil belajar)

Penilaian memiliki tujuan yang sangat penting dalam pembelajaran, diantaranya untuk grading, seleksi, mengetahui tingkat penguasaan kompetensi, bimbingan, diagnosis, dan prediksi. Sebagai grading, penilaian ditujukan untuk menentukan atau membedakan kedudukan hasil kerja peserta didik dibandingkan dengan peserta didik lain. Penilaian ini akan menunjukkan kedudukan peserta didik dalam urutan dibandingkan dengan anak yang lain. Karena itu, fungsi penilaian untuk grading ini cenderung membandingkan anak dengan anak yang lain sehingga lebih mengacu kepada penilaian acuan norma (norm-referenced assessment). Sebagai alat seleksi, penilaian ditujukan untuk memisahkan antara peserta didik yang masuk dalam kategori tertentu dan yang tidak. Peserta...

Evaluasi dan Assesmen dalam Pembelajaran

Selain bertanggungjawab terhadap proses pembelajaran yang berkualitas, Guru juga memiliki peran yang tidak kalah pentingnya, yaitu melakukan assesmen dan evaluasi terhadap siswa siswa di kelasnya. Assesmen dan evaluasi menjadi penting bagi siswa dan orangtuanya karena salah satu alasannya adalah hasil assesmen dan evaluasi memiliki konsekuensi jangka panjang. Pelaksanaan assesmen dan evaluasi pada tataran pembelajaran, tidaklah sesederhana yang dibayangkan. Kedua hal ini membutuhkan waktu yang cukup lama. Dalam sebuah penelitian disebutkan 10 persen dari waktu guru dihabiskan untuk hal-hal yang terkait dengan evaluasi dan assesmen. Kontroversi mengenai assesmen atau evaluasi mungkin telah muncul sejak keduanya digunakan. Contoh, adanya...

Kompetensi Guru IPA dalam Pembelajaran

Pendidikan merupakan usaha untuk mengembangkan dan membina potensi dan sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan belajar mengajar yang diselenggarakan pada semua jenjang pendidikan dari kegiatan dasar, menengah sampai perguruan tinggi. Pendidikan di sekolah bertujuan untuk mengubah agar seseorang dapat memiliki pengetahuan, ketrampilan dan sikap pelajar dalam bentuk perubahan prilaku sebagai hasil belajar. Perubahan ini dapat terjadi bila guru menggunakan beberapa metode dan kegiatan praktek untuk menunjang kegiatan belajar mengajar sehingga peserta didik aktif di dalamnya. Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan guru dan sumber belajar dalam suatu lingkungan belajar. Proses pembelajaran perlu direncanakan, dilaksanakan,...